Makin Terang - Meningkatkan Pekerjaan dan Keterwakilan Pekerja di Indonesia

Bahasa

 
 
 

Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris

Nama Program

Makin Terang - Improving Work and Worker Representation in Indonesia

Didanai Oleh

Laudes Foundation

Mitra Utama

WageIndicator Foundation

 

Pimpinan project internasional/nasional: Fiona Dragstra dan Dela Feby

Tim Internasional: Jan Paul Grolle, Dani Ceccon, Rupa Korde, Iftikhar Ahmad, Huub Bouma, Wietze Helmantel.

Tim nasional: Dela Feby, Lydia Hamid, Fitria Purnamawati, Andina Ramadhani, Muhammad Faisal, Muhammad Fakhri, Mohammad Didit Saleh, Syaukhani Ichsan, Venda Pratama, Riefqi Zulfikar, Kamalia.

Mitra

Mondiaal FNV, Trade Union Rights Centre, Serikat Pekerja Nasional (SPN), Federasi Serikat Pekerja Tekstil, Sandang dan Kulit – Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSP TSK-SPSI), Federasi Serikat Buruh Garmen, Kerajinan Tekstil, Kulit dan Sentra Industri (FSB GARTEKS)

Durasi

Januari 2023 - Desember 2025

Tujuan

  1. Mengukur kepatuhan terhadap hukum ketenagakerjaan dalam skala besar di pabrik-pabrik di seluruh Indonesia, dengan membuat basis data 533 pabrik, meningkat dari 150 pabrik yang sudah ada sebelumnya.
  2. Memungkinkan perwakilan pekerja secara individual dan kolektif di 190 pabrik dengan status serikat pekerja yang tidak jelas.
  3. Menciptakan dan meningkatkan mekanisme partisipasi baru bagi para pekerja, baik di dalam pabrik maupun di sektor garmen yang lebih besar
  4. Meningkatkan representasi dan keragaman dalam dialog sosial di 533 pabrik, meningkatkan suara dan prioritas pekerja perempuan dan kelompok-kelompok lain yang secara historis kurang bersuara.
  5. Mengukur prioritas pekerja dengan cara yang kredibel, dapat dibandingkan, dan komprehensif untuk mengidentifikasi bidang-bidang yang perlu ditingkatkan dan memfasilitasi dialog sosial yang efektif di 400 pabrik, yang berpotensi memberi manfaat bagi 600.000 pekerja.
  6. Memungkinkan dan memantau perkembangan dari dialog sosial mini menjadi 130 perjanjian kerja bersama dengan persyaratan yang lebih baik dari undang-undang ketenagakerjaan.
  7. Mendorong 7 merek dan 3 platform transparansi untuk menggunakan metode dan data kami dalam memantau dan memengaruhi kondisi kerja, baik di dalam maupun di luar cakupan kepatuhan terhadap hukum ketenagakerjaan.

Deskripsi

Proyek ini merupakan Tahap III dari pendekatan langkah perubahan oleh WageIndicator untuk meningkatkan transparansi kondisi kerja dan meningkatkan dialog sosial berbasis data di pabrik-pabrik garmen di Indonesia

  • Fase I: Transparansi melalui Internet Seluler
  • Fase II: Fase II: Seberapa Layakkah Pabrik Saya?

Pada tahap berikutnya, Fase III kami akan meningkatkan pendekatan ini ke lebih banyak pabrik garmen, di lebih banyak wilayah, dengan menggunakan lebih banyak saluran untuk menjangkau lebih banyak. Kami menargetkan 533 pabrik di Jawa Barat dan Jawa Tengah, yang setara dengan 43% dari pabrik-pabrik yang ada di Open Apparel Registry, dimana termasuk banyak pabrik yang tidak memiliki serikat pekerja.

Selain itu, kami akan memperkenalkan survei WorkerPriorityPoll untuk memungkinkan para pekerja memberikan pendapat langsung mengenai isu-isu apa yang paling mendesak untuk dipecahkan, serta memberikan lebih banyak suara kepada para pekerja yang selama ini kurang terwakili, seperti perempuan. 

Terakhir, kami akan mengelola Basis Data Hasil Dialog Sosial, untuk mengumpulkan dan menganalisis hasil-hasil pertemuan antara pekerja dan pengusaha. Hal ini akan membantu serikat pekerja untuk menjadi lebih efektif dalam negosiasi mereka, dan memungkinkan kami untuk memantau sejauh mana pekerja terwakili dan kemajuan apa yang telah dicapai.

Kami mendukung penggunaan semua data dengan pelatihan. Sekarang kami akan memperluas hal ini ke lingkaran pembelajaran, sebagai cara yang terukur untuk memungkinkan keterlibatan dan keragaman pekerja/pabrik untuk bertukar dan menyusun strategi di tingkat yang berbeda.

Untuk meningkatkan partisipasi dan dampak, kami juga akan menjangkau berbagai merek dan platform.

 

Negara

Indonesia - Nasional , Belanda - Internasional

Pemain Kunci

WageIndicator

Didanai Oleh

Laudes Foundation

Mitra Utama

WageIndicator Foundation

 

Pimpinan project internasional/nasional: Fiona Dragstra dan Dela Feby

Tim Internasional: Jan Paul Grolle, Dani Ceccon, Rupa Korde, Iftikhar Ahmad, Huub Bouma, Wietze Helmantel.

Tim nasional: Dela Feby, Lydia Hamid, Fitria Purnamawati, Andina Ramadhani, Muhammad Faisal, Muhammad Fakhri, Mohammad Didit Saleh, Syaukhani Ichsan, Venda Pratama, Riefqi Zulfikar, Kamalia.

Mitra

Mondiaal FNV, Trade Union Rights Centre, Serikat Pekerja Nasional (SPN), Federasi Serikat Pekerja Tekstil, Sandang dan Kulit – Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSP TSK-SPSI), Federasi Serikat Buruh Garmen, Kerajinan Tekstil, Kulit dan Sentra Industri (FSB GARTEKS)

Durasi

Januari 2023 - Desember 2025

Tujuan

  1. Mengukur kepatuhan terhadap hukum ketenagakerjaan dalam skala besar di pabrik-pabrik di seluruh Indonesia, dengan membuat basis data 533 pabrik, meningkat dari 150 pabrik yang sudah ada sebelumnya.
  2. Memungkinkan perwakilan pekerja secara individual dan kolektif di 190 pabrik dengan status serikat pekerja yang tidak jelas.
  3. Menciptakan dan meningkatkan mekanisme partisipasi baru bagi para pekerja, baik di dalam pabrik maupun di sektor garmen yang lebih besar
  4. Meningkatkan representasi dan keragaman dalam dialog sosial di 533 pabrik, meningkatkan suara dan prioritas pekerja perempuan dan kelompok-kelompok lain yang secara historis kurang bersuara.
  5. Mengukur prioritas pekerja dengan cara yang kredibel, dapat dibandingkan, dan komprehensif untuk mengidentifikasi bidang-bidang yang perlu ditingkatkan dan memfasilitasi dialog sosial yang efektif di 400 pabrik, yang berpotensi memberi manfaat bagi 600.000 pekerja.
  6. Memungkinkan dan memantau perkembangan dari dialog sosial mini menjadi 130 perjanjian kerja bersama dengan persyaratan yang lebih baik dari undang-undang ketenagakerjaan.
  7. Mendorong 7 merek dan 3 platform transparansi untuk menggunakan metode dan data kami dalam memantau dan memengaruhi kondisi kerja, baik di dalam maupun di luar cakupan kepatuhan terhadap hukum ketenagakerjaan.

Deskripsi

Proyek ini merupakan Tahap III dari pendekatan langkah perubahan oleh WageIndicator untuk meningkatkan transparansi kondisi kerja dan meningkatkan dialog sosial berbasis data di pabrik-pabrik garmen di Indonesia

  • Fase I: Transparansi melalui Internet Seluler
  • Fase II: Fase II: Seberapa Layakkah Pabrik Saya?

Pada tahap berikutnya, kami akan meningkatkan pendekatan ini ke lebih banyak pabrik garmen, di lebih banyak wilayah, dengan menggunakan lebih banyak saluran untuk menjangkau lebih banyak. Kami menargetkan 533 pabrik di Jawa Barat dan Jawa Tengah, yang setara dengan 43% dari pabrik-pabrik yang ada di Open Apparel Registry, dimana termasuk banyak pabrik yang tidak memiliki serikat pekerja.

Selain itu, kami akan memperkenalkan survei WorkerPriorityPoll untuk memungkinkan para pekerja memberikan pendapat langsung mengenai isu-isu apa yang paling mendesak untuk dipecahkan, serta memberikan lebih banyak suara kepada para pekerja yang selama ini kurang terwakili, seperti perempuan. 

Terakhir, kami akan mengelola Basis Data Hasil Dialog Sosial, untuk mengumpulkan dan menganalisis hasil-hasil pertemuan antara pekerja dan pengusaha. Hal ini akan membantu serikat pekerja untuk menjadi lebih efektif dalam negosiasi mereka, dan memungkinkan kami untuk memantau sejauh mana pekerja terwakili dan kemajuan apa yang telah dicapai.

Kami mendukung penggunaan semua data dengan pelatihan. Sekarang kami akan memperluas hal ini ke lingkaran pembelajaran, sebagai cara yang terukur untuk memungkinkan keterlibatan dan keragaman pekerja/pabrik untuk bertukar dan menyusun strategi di tingkat yang berbeda.

Untuk meningkatkan partisipasi dan dampak, kami juga akan menjangkau berbagai merek dan platform.

Negara

Indonesia - Nasional , Belanda - Internasional

Pemain Kunci

WageIndicator & Gajimu 

Garment data

Open Apparel Registry 

Data Visualisasi

Data Visual

Media Sosial

Publikasi

 

Aplikasi Survey Kelayakan Kerja

Bahasa Indonesia

Bahasa Inggris

Survey Gaji dan Cek Gaji

UU Ketenagakerjaan

Upah Minimum

Upah Minimum - Bahasa Indonesia

Database Perjanjian Kerja Bersama

Database Perjanjian Kerja Bersama 

Loading...