13/13 Serikat Pekerja/Serikat uruh Garmen

Serikat Pekerja/Serikat Buruh Garmen

Apa yang dimaksud dengan Serikat Pekerja/Serikat Buruh?

Serikat Pekerja/Serikat Buruh adalah sebuah lembaga yang dibentuk oleh pekerja, dari pekerja dan untuk pekerja, yang tujuan utamanya adalah memperjuangkan kesejahteraan anggota dan keluarganya. Serikat pekerja dapat berupa serikat yang dibentuk di dalam perusahaan atau di luar perusahaan.

Apa saja hak dan kewajiban pekerja garmen bila menjadi anggota serikat pekerja?

Hak dan kewajiban seorang anggota serikat pekerja diatur dalam aturan internal masing-masing serikat pekerja. Namun pada umumnya seorang anggota serikat berhak atas pembelaan atas permasalahan ketenagakerjaan yang dihadapinya di tempat kerja.

Sedangkan kewajiban seorang anggota serikat pekerja pada umumnya adalah membayar iuran keanggotaan dan mentaati semua aturan serikat pekerja tempatnya bergabung.

Bagaimana cara pekerja garmen untuk membentuk serikat pekerja?

Untuk membentuk serikat, diperlukan minimal 10 orang pekerja. Kemudian ke-10 orang ini dapat membentuk serikat di tempat kerjanya dengan menunjuk siapa yang akan menjadi pengurus, yang harus didaftarkan kepada dinas tenaga kerja setempat untuk mendapatkan nomor pencatatan. Setelah keluar nomor pencatatan serikat, maka serikat tersebut dianggap sah dan mendapatkan perlindungan hukum.

Bagaimana cara pekerja garmen keluar dari satu serikat dan bergabung atau tidak bergabung dengan serikat lainnya?

Bila sudah ada serikat pekerja, maka pekerja dapat bergabung dengan cara mengisi formulir pendaftaran sebagai anggota dengan mencantumkan persyaratan yang diperlukan.

Sedangkan bila seorang pekerja ingin keluar dari keanggotaan sebuah serikat pekerja, maka pekerja yang bersangkutan wajib membuat surat pernyataan mundur dari keanggotaan atau mengisi formulir pengunduruan diri dari keanggotaan serikat pekerja.

Apakah boleh dalam satu perusahaan terbentuk lebih dari satu serikat?

Ya. Peraturan ketenagakerjaan tidak membatasi jumlah serikat pekerja di dalam suatu perusahaan. Sehingga sangat dimungkinkan terdapat lebih dari satu serikat pekerja dalam satu perusahaan.

Pekerja industri garmen biasanya perempuan, apakah aman untuk masuk dalam serikat pekerja?

Hukum di Indonesia memberikan kebebasan bagi semua orang, untuk membentuk serikat pekerja, bergabung dalam serikat pekerja atau tidak bergabung dalam serikat pekerja. Semua orang wajib menghormati kebebasan individu ini dan hukum memberikan perlindungan atas hak ini.

Semua orang yang menghalangi kebebasan orang lain untuk bergabung dan membentuk atau memaksa untuk bergabung dalam serikat dapat dikenakan sanksi pidana berupa hukuman denda dan/atau hukuman penjara.

Apa saja bentuk tindakan yang dianggap menghalangi kebebasan orang untuk berserikat itu?

Tindakan yang dianggap menghalangi kebebasan tersebut dapat berupa namun tidak terbatas pada demosi, mutasi, skorsing bahkan pemecatan, serta tindakan lain yang diambil untuk menghalangi orang untuk berserikat.

Apa yang dapat dilakukan bila terjadi pelanggaran atas kebebasan berserikat?

Jika terjadi pelanggaran atas kebebasan berserikat, maka ada beberapa hal yang dapat dilakukan.

  • Pertama, pekerja dapat menegosiasikan hal tersebut dengan perusahaan. Apablia perundingan gagal, pekerja dapat melanjutkan ke tingkat tripartit dengan melibatkan mediator dari dinas tenaga kerja setempat.
  • Langkah kedua, pekerja dapat langsung melaporkan ke pengawas ketenagakerjaan yang ada di dinas tenaga kerja tingkat provinsi.
  • Pekerja dapat langsung melaporkan ke pihak kepolisian.

Hak Untuk Berunding bagi Pekerja Garmen

Apa yang dimaksud dengan Hak untuk Berunding?

Hak untuk berunding adalah hak seorang pekerja untuk melakukan perundingan dengan pengusaha, terkait kondisi kerja dan kesejahteraannya.

Hal apa saja yang dapat dirundingkan dengan pengusaha?

Semua hal, mulai dari jam kerja, upah, jenis pekerjaan, cuti, lembur, tunjangan, dan semua hal yang terkait kondisi kerja dan kesejahteraan pekerja yang bersangkutan.

Apa yang dimaksud dengan Perjanjian Kerja Bersama (PKB)?

Perjanjian kerja bersama adalah sebuah perjanjian kerja yang dibuat oleh pengusaha (kelompok pengusaha) dengan serikat pekerja (kelompok serikat pekerja) sebagai hasil perundingan dan kesepakatan bersama, yang mengatur mengenai hak dan kewajiban, kondisi kerja di dalam perusahaan atau di sektor pekerjaan yang sama, yang didaftarkan pada instansi yang bertanggung jawab di bidang ketenagakerjaan.

Bagaimana cara membuat perjanjian kerja bersama untuk perusahaan garmen?

Persyaratan utama adalah saat mengajukan perundingan untuk membuat PKB, serikat pekerja yang mengajukan harus memiliki anggota minimal 50% + 1 dari total pekerja yang ada di perusahaan tersebut. Bila anggotanya tidak mencapai 50% + 1, maka serikat tersebut harus mendapatkan dukungan tertulis dari 50% + 1 dari total pekerja yang ada di perusahaan tersebut.

Bila di dalam perusahaan tersebut terdapat lebih dari 1 serikat pekerja, maka keanggotaan serikat pekerja harus minimal 50% + 1 dari total pekerja yang ada, dimana perwakilan dari tiap-tiap serikat pekerja akan ditentukan secara proporsional.

Mogok Kerja

Apa yang dimaksud dengan mogok kerja?

Menurut UU No. 13/2003, mogok kerja adalah tindakan pekerja/buruh yang direncanakan dan dilaksanakan secara bersama-sama dan/atau oleh serikat pekerja/serikat buruh untuk menghentikan atau memperlambat pekerjaan.

Artinya semua tindakan yang bertujuan untuk menghentikan atau memperlambat pekerjaan yang dilakukan oleh pekerja secara bersama-sama.

Apakah mogok kerja sama halnya dengan demonstrasi?

Mogok kerja tidak sama dengan demonstrasi karena, demonstrasi dilakukan di tempat umum dan terbuka dengan tujuan untuk mendapatkan perhatian dari khalayak umum, sedangkan mogok kerja tidak harus dilakukan di tempat umum dan terbuka. Jadi mogok kerja dapat juga dilaksanakan di tempat kerja (tidak keluar dari ruangan), sepanjang dilakukan secara bersama-sama dan bertujuan untuk menghentikan atau memperlambat pekerjaan.

Apakah pekerja garmen diperbolehkan melakukan mogok kerja?

Pekerja garmen seperti pekerja pada umumnya, diperbolehkan melakukan mogok kerja karena mogok kerja merupakan hak pekerja yang dilindungi oleh undang-undang.

Karena hal tersebut merupakan hak pekerja, maka pekerja yang melakukan mogok kerja dilindungi oleh undang-undang dan tetap mendapatkan haknya sebagaimana bila pekerja tersebut bekerja secara normal. Namun hak pekerja saat melakukan mogok kerja hanya dapat dipenuhi apabila mogok kerja yang dilakukan memenuhi persyaratan yang diwajibkan oleh peraturan.

Kapan pekerja garmen boleh melakukan mogok kerja?

Mogok kerja dapat dilakukan bila upaya perundingan yang dilakukan terhadap suatu perselisihan hubungan industrial gagal mencapai kesepakatan atau penyelesaian.

Gagalnya perundingan merupakan syarat utama untuk melakukan mogok kerja. Selain itu terdapat juga syarat lain, seperti pemberitahuan mogok kepada semua pihak yang terkait serta pelaksanaan mogok yang tidak boleh menyalahi aturan seperti harus dilakukan secara tertib.